Kawan PELANGI

Memanusiakan Manusia Indonesia

Catatan Seorang Demonstran…

2 Komentar

Akhir-akhir ini Negeri tercinta banyak digoyang aksi demonstrasi, sudah teriak panas kepanasan hujan kehujanan, lapar kelaparan haus kehausan,  misi belum tentu tercapai, eeehhhh cacian sudah pasti didapat.

Mereka yang mencaci hanya bisa berkomentar, mereka pikir dengan sekedar menulis tanpa didukung aksi turun jalan sudah cukup didengar dan diperhatikan.  Mereka bilang bahwa demonstran bodoh hanya karena mereka terjebak macet. Mereka bilang bahwa demonstran preman hanya karena terjadi anarkis.

Bila mereka tidak pernah tahu yang namanya bagaimana BERSUARA, bagaimana memperjuangkan IDEALISME, apa yang mereka tahu soal DEMONSTRASI.

Siapapun bisa BERSUARA lewat MEDIA apapun, termasuk media jejaring facebook. Apakah semua orang sudah memiliki akses ke media ini. BERSUARA dan DIDENGAR itu berbeda. Buat apa BERSUARA bila tidak DIDENGAR? DEMONSTRASI hanyalah salah satu strategi bagaimana BERSUARA dan DIDENGAR! Apapun ISUnya setiap warga negara memiliki HAK untuk menyuarakan pendapatnya dan itu dijamin dan diatur dalam UU, termasuk dengan DEMONSTRASI.

Bila DEMONSTRASI bikin macet jalan, ya memang dibikin macet supaya banyak yang dengar. Bila anda tidak mau terjebak macet silahkan pilih jalan lain.  Anda bilang mereka egois,  anda pikir mereka Demo menggusung ISU siapa??? bila itu bukan ISU kelompok atau kepentingan anda bukan berarti mereka lebih egois dari anda.,justru andalah yang egois karena anda hanya memikirkan kenyamanan diri anda sendiri.

Bila DEMONSTRASI terjadi anarkhis,  anda pikir mereka menginginkan? SAMA SEKALI TIDAK !!! Anda pikir DEMO bisa dilakukan tanpa persiapan? Semua dipersiapkan termasuk menghindari terjadi benturan dengan pihak manapun. Bila terjadi benturan atau kekerasan bukan berarti tidak bisa dikendalikan. Anda pikir DEMONSTRAN mau TERLUKA atau MATI? Pastinya TIDAK ADA, tetapi itulah resiko menjadi DEMONSTRAN.  Anda pikir mereka BODOH? Siapa yang mau dirinya terluka? Mereka terima resiko terluka untuk kepentingan atas nama rakyat (rakyat disini relatif,tolong tidak dipertentangkan rakyat yang mana bila anda merasa bukan bagian rakyat yang mereka perjuangkan)

Bila ada DEMONSTRAN yang ANARKIS maka yang salah bukan DEMONSTRANNYA melainkan PETUGAS PENGAMANANNYA, mereka GAGAL menjalankan tugasnya.  Petugas pengamanan ada intel yang memiliki kemampuan untuk analisis potensi kericuhan sejak dini, mereka harusnya sudah memiliki data kemungkinan siapa yang memiliki potensi provokator. Bila sampai ada provokator artinya mereka kecolongan. Petugas pengamanan garis depan yang berhadapan langsung dengan demonstran logikanya memiliki kemampuan berkomunikasi dan negoisasi. Kalau ternyata justru yang digaris depan malah membalas kata-kata provokatif demonstran yang bisa memicu kericuhan maka jangan jadi petugas pengamanan sekalian saja demo tandingan.

Bila ada acara saling LEMPAR BATU, yang salah bukan demonstran atau petugas atau warga sekitar,  yang salah karena pada saat demonstrasi tidak ada yang nyumbang ONDE-ONDE… kalau ada ONDE-ONDE pasti tidak ada yang saling LEMPAR BATU.

Demonstran bayaran, tidak munafik itu ada. Bukan berarti anda berhak pula mengeneralisasi bahwa semua demonstrasi dibayar…

Bila dengan tutur kata halus SUARA kita DIDENGAR dan DIPERHATIKAN,  buat apa capek-capek DEMONSTRASI.

Tulisan ini tidak untuk memihak satu kelompok DEMONSTRAN semata melainkan kepada seluruh kelompok DEMONSTRAN apapun ISU yang DISUARAKAN.  Selama DEMONSTRASI diperbolehkan oleh UNDANG-UNDANG maka anda yang merasa terganggu dengan aksi demonstrasi mulailah untuk bersahabat dengan aksi-aksi tersebut.

DEMONSTRASI atau unjuk rasa sampai saat ini adalah strategi yang masih paling efektif untuk perubahan dan atau penggalangan opini publik.

Surabaya, 5 Maret 2010

Penulis: Kawan PELANGI "Memanusiakan Manusia Indonesia"

Kawan PELANGI adalah metamorfosa dari Drug Free Community yang dideklarasikan tanggal 5 Oktober 2007 Memiliki Visi Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa

2 thoughts on “Catatan Seorang Demonstran…

  1. saya sependapat dengan tulisan anda

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s