Kawan PELANGI

Memanusiakan Manusia Indonesia

Kematian yang kupilih…

Tinggalkan komentar

Aku tersesat di padang tandus…
Tercampak dalam butiran debu panas…
Terbakar terik yang menyengat…
Peluhpun mengering pada kulit yang melegam…
Sendiri menyusuri tanah retak tak berbatas…
Tak seorang temanpun mampu bertahan…
Satu persatu telah jatuh tersungkur tanpa kata..

Dan aku terperosok di dasar jurang berbatu…
Tergores tebing laksana pisau belati…
Menyayat perih serasa menusuk ke jantung…
Pengab pun mencekik tarikan nafas…
Setetes air pun tiada tampak…
Kematianku tinggal mengitung detik…

Apakah masih ada kesempatan…
Menjumpai oase melepas dahaga…
Berharap hujan membasahi dasar jurang…
Hingga kumampu berteriak…

Semuanya tiada berarti juga…
Meskipun teriakku mampu memecah batu…
Siapa yang akan mendengar…
Aku tersesat menjauh dari semuanya…

Inikah kematian yang kupilih?????
Terbujur penuh luka… sendiri tanpa nisan…
Tanpa air mata mengiringi kepergianku…
Tanpa bait-bait doa menghantar menuju kebakaan…

Surabaya. 16 Maret 2010

Iklan

Penulis: Kawan PELANGI "Memanusiakan Manusia Indonesia"

Kawan PELANGI adalah metamorfosa dari Drug Free Community yang dideklarasikan tanggal 5 Oktober 2007 Memiliki Visi Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s