Kawan PELANGI

Memanusiakan Manusia Indonesia

Forum Jejaring Peduli AIDS

11 Komentar

Pembentukan Forum Jejaring Peduli AIDS

Berangkat dari sebuah dendam terhadap program Harm Reduction, pengurangan resiko penularan HIV/AIDS pada kelompok penyalahguna narkoba jarum suntik. Perbedaan persepsi dalam melihat akar permasalahan. Dari sudut pennggulangan HIV/AIDS Harm Reduction dianggap efektif setidaknya meminmalisir resiko pada penyalahguna narkoba jarum suntik untuk tidak tertular dan atau menularkan HIV. Dari sudut pandang penanggulangan narkoba, Harm Reduction bisa dikatakan tidak menjadi pertimbangan program penanggulangan. BNN dalam pernyataan akhir tahun 2009 juga tidak menyebut Harm Reduction sebagai strategi program penanggulangan, mereka hanya menyebut Supply dan Demand Reduction. Pemberian jarum suntik steril dan pengalihan/subtitusi heroin pada metadon dan subutex bukan menyelesaikan permasalahan ketergantungan pada narkoba. Baca juga artikel kami; Terapi Metadon ,   Berikan Mereka Jarum Suntik Sekalian Putawnya, dan Subutex dan Jarum Suntik). Perbedaan persepsi ini tidak jarang menimbulkan miskomunikasi dan prasangka-prasangka di kalangan mitra jejaring seolah DFC tidak peduli program penanggulangan HIV/AIDS.

Dari rasa dendam tersebut kita mencoba mencari tahu perkembangan informasi seputar permasalahan AIDS. Banyak permasalahan AIDS yang kita bisa baca dari berbagai sumber di media internet, yang membuat kami simpati sekaligus prihatin. Permasalahan AIDS yang membuat kami tergerak untuk komitmen mendukung program penanggulangan AIDS adalah berkaitan dengan adanya Stigma dan Diskriminasi pada ODHA. Selama ini kami sebenarnya sudah peduli dan melakukan kampanye tentang HIV/AIDS juga, tetapi lebih hanya sebatas pelengkap dari program kami sendiri  yaitu STOP NARKOBA, tetapi tidak terlalu signifikan.

Komitmen kami ini kami awali dengan tulisan-tulisan kami di Blog ini yang menentang adanya Stigma dan Diskriminasi pada ODHA. Kami coba gali data dan tautan yang konsen di bidang penanggulang HIV/AIDS ini, yang kemudian kami muat di blog ini.  Kami ikut berbagai group dan diskusi perihal masalah AIDS di media facebook berharap bisa memberikan konstribusi pada pemahaman dan potensi berjejaring. Akhir Pebruari kami dipertemukan dengan beberapa orang yang juga memilki kepedulian terhadap permasalahan ini. Dalam sekali pertemuan langsung kami  (Dr. Rahmat Hargono dari FKM Unair, Mila Djamhari dari DFC, Agung Dwi Laksono dan Pranata Setia dari Litbang Kemenkes RI) sepakat harus melakukan sesuatu, yang kemudian kami wujudkan dalam rencana pembentukan Forum Jejaring Peduli AIDS ini. Kami memiliki latar belakang dan visi misi berbeda tetapi kami sama-sama memiliki kesepahaman dan kepedulian dalam permasalahan HIV/AIDS, berbeda bukan berarti tidak bisa melangkah bersama.

Kamis, 18 Maret 2010, bertempat di Aula Litbang Sistem dan Kebijakan Kesehatan Kemenkes RI di Jalan Indrapura Surabaya telah terselenggara kegiatan Pembentukan FORUM JEJARING PEDULI AIDS yang di hadiri 78 peserta dari berbagai kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Hadir pula pada acara tersebut perwakilan dari KPAN ibu dr Wenita, yang memberikan pemaparan tentang Strategi dan Rencana Aksi Nasional Penangglangan HIV dan AIDS 2010-2014 (selengkapnya SRAN ini dapat dilihat di blog ini juga) sekaligus menjadi peserta peninjau. Acara ini  terselenggara didukung dan difasilitasi oleh Puslitbang Sistem dan Kebijakan Kesehatan Kemenkes RI, termasuk didalam memfasilitasi tempat untuk menjadi Sekretariat Forum.

Berikut resume hasil pertemuan Pembentukan FORUM JEJARING PEDULI AIDS

HASIL PERTEMUAN  :

  1. Pada Hari ini di Surabaya Kamis, 18 Maret 2010 telah sepakat membentuk Forum Jejaring Peduli AIDS
  2. Sifat Forum : Terbuka, Otonomi, dan Independen
  3. Kepemimpinan sepakat dalam bentuk Komite dengan satu Koordinator yang bertindak sebagai fasilitator dan mediator

KOORDINATOR          :        RAHMAT HARGONO

MATARAMAN             :        SANUSI (KEDIRI)

TAPAL KUDA               :        EKA (RS PARU JEMBER)

PANTURA                       :        M. ANWAR (UNMUH GRESIK)

AREK                                  :        PUNGKAS WICAKSONO (AKAR SURABAYA)

MADURA                         :        YADI (SAMPANG)

PEMBAGIAN WILAYAH KOORDINASI

MATARAMAN  : MADIUN, NGANJUK, KEDIRI, TULUNGAGUNG, TRENGGALEK,

PACITAN, PONOROGO, NGAWI

TAPAL KUDA    : PASURUAN, PROBOLINGGO, LUMAJANG, JEMBER, BANYUWANGI,

BONDOWOSO, SITUBONDO,

PANTURA            : GRESIK, LAMONGAN, TUBAN,  BOJONEGORO

AREK                       : SURABAYA, SIDOARJO, MALANG RAYA, MOJOKERTO, JOMBANG

MADURA              : KAMAL, SAMPANG, BANGKALAN, SUMENEP

Sekretariat :

Di Komplek Gedung PUSLITBANG SISTEM DAN KEBIJAKAN KESEHATA KEMENTRIAN REPULIK INDNESIA

Jalan Indrapura di Surabaya

Kami berharap dengan terbentuknya forum ini, meskipun DFC memiliki pantangan program Harm Reduction (pemberian jarum suntik dan pengalihan/subtitusi), DFC masih melihat banyak hal yang bisa dilakukan bersama dalam forum tersebut, misal Gerakan STOP Stigma dan Diskriminasi pada ODHA. Semoga forum yang baru terbentuk ini tidak menjadi seperti forum-forum yang lain, layu sebelum berkembang, menjadi bayangan sekilas pandang, dan atau malah mati suri). Drug Free Community memiliki tanggung jawab moral untuk terus mendukung dan berjuang agar forum ini bisa eksis dan memberikan konstribusi nyata pada program penanggulangan HIV dan AIDS.

Pembentukan Forum Jejaring Peduli AIDS

Pembentukan Forum Jejaring Peduli AIDS

Pembentukan Forum Jejaring Peduli AIDS

Penulis: Kawan PELANGI "Memanusiakan Manusia Indonesia"

Kawan PELANGI adalah metamorfosa dari Drug Free Community yang dideklarasikan tanggal 5 Oktober 2007 Memiliki Visi Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa

11 thoughts on “Forum Jejaring Peduli AIDS

  1. Sekarang bukan dendam ya, tapi cinta….
    Mantab…. skrg ikut mendukung program Harm Reduction dengan terlibat di forum peduli AIDS.

    Oklah kalo begitu.

    Suka

    • ha ha ha ha… untuk yang harm reduction tetap masih pantangan… tetapi bukan berarti musuhan…
      lebih bersikap… agamamu agamamu… agamaku agamaku… caramu caramu… caraku caraku…
      banyak hal yang masih bisa dikerjakan bersama… daripada sekedar berdebat soal perbedaan…

      sebenarnya kita pingin bantu kamu… okelah kalian lakukan penjangkauan lewat jarum suntik…
      bagaimana kalau kita bersinergi memberikan mereka motivasional building dalam kelompok mereka…
      memfasilitasi mereka untuk kontemplasi dan reorientasi hidup mereka???
      ga usah bayar aku deh… ha ha ha ha…
      mencoba memberikan sisi-sisi lain kehidupan di luar dunia narkoba????

      Suka

  2. mau menghapus stigma dan diskriminasi kok pake mengkotak-kotakkan metode penanggulangannya ya??

    Suka

    • Permasalahan Stigma dan diskriminasi pada ODHA dan atau pun pecandu tidak ada kaitannya dengan metode Harm Reduction…

      Permasalahan stigma akar permasalahannya adalah sikap masyarakat terhadap ODHA dan sikap ODHA sendiri terhadap dirinya dan lingkungannya.

      Metode harm reduction adalah metode yang digunakan untuk masalah penanganan resiko penularan HIV di kalangan penasun. Akar permasalahan kasus ini adalah perilaku penasun. Abstinen (STOP TOTAL) juga bagian dari menghentikan penularan HIV di kalangan penasun.

      Tolong melihat permasalahan jangan sebatas permukaan sama-sama masalah AIDS, tetapi harus bisa diklasifikasikan akar permasalahannya.

      Kami anti harm reduction… apakah itu bisa disimpulkan bahwa kami melakukan stigma pada ODHA???? bagaimana penjelasannya????

      Apakah bila kami anti harm reduction artinya kami bukan bagian yang peduli penanganan masalah AIDS???

      Harm reduction atau abstinen adalah metode yang subyeknya sama cuma tujuannya ada sama ada juga berbeda.
      Harm reduction lebih cenderung bertujuan untuk mengurangi resiko penasun tertular dan atau menulari HIV.
      Abstinen atau BERHENTI TOTAL adalah metode untuk menghentikan ketergantungan penasun dan atau pecandu lain dari penyalahgunaan narkoba, sekaligus metode ini juga menghentikan penularan HIV dari jarum suntik.

      Suka

  3. You have really great taste on catch article titles, even when you are not interested in this topic you push to read it

    Suka

  4. One of my friends already told me about this place and I do not regret that I found this article.

    Suka

    • Maaf… bila artikel ini tidak cukup memeuaskan keingintahuan anda tentang Forum Jejaring Peduli AIDS. Kami menulis artikel ini tentunya dari perpektif kami karena itu ada dalam rumah kami. Sementara ini memang informasi tentang Forum itu sendiri hanya sebatas pembentukan. Untuk hal-hal yang lebih detail tentang forum bukan kapasitas kami menjelaskannya karena itu menjadi kewenangan KOMITE yang telah dibentuk, yang sepengetahuan kami sedang berproses menyusun semacam kerangka acuan kerja atau semacam anggaran dasarnya.
      Silahkan anda berkunjung di:
      http://www.facebook.com/pages/Forum-Jejaring-Peduli-AIDS/110590268954574?ref=ts

      Suka

  5. yaa..itulah dinamikanya,, buat ogut,apapun jalannya kalo niat kita sungguh2..ikhlas…hasilnya pasti ada faedahnya buat yang lain..itu aja sih..N kalo kite pecandu (aktivis) sering2 berdoa serenity prayer aja… tuh doa makbul..(kte org arab)…….

    Suka

    • yup… semua selalu kembali kepada niat…
      kita selalu berharap bagi teman-teman pecandu untuk Sukses Bersih dan Sukses Berdaya….

      Suka

  6. kalau mau join itu gimana caranya ? saya pelajar sma kelas 2
    terimakasih

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s