Kawan PELANGI

Memanusiakan Manusia Indonesia

Benarkah Orang Miskin/Terlantar Dijamin Negara???

Tinggalkan komentar

Berikut ini kelanjutan kisah si Cantik Isma, adik dampingan kakak-kakak ORCIKS (Organisasi Cinta Kasih Surabaya)

Setelah Isma masuk di Ruang BONA 2, esok paginya kakak-kakak ORCIKS berbagi tugas, ada yang kirim makanan buat adik-adik Isma di rumah kecilnya di perkampungan TPS (Tempat Pembuangan Sampah Sementara) Simpang Dukuh. Ada kak Yunita yang bertugas mengurus Surat Keterangan Terlantar untuk persyaratan mengurus jaminan kesehatan di pengendali ASKES/BPJS.

Tahap pertama adalah mengajukan permohonan untuk mendapatkan Surat Keterangan Terlantar kepada Kelurahan setempat domisili pasien, perkampungan TPS Simpang Dukuh masuk ke dalam Kelurahan Genteng, Kecamatan Genteng. Hari Senin, Senin, 26 Januari2014, Kak Yunita dengan semangat pagi datang ke Kelurahan Genteng, tetapi sayang ternyata pihak Kelurahan belum tersosialisasi dengan baik bagaimana mekanisme pembuatan jamkesmas versi pasien miskin terlantar/tidak beridentitas. Orang tua adikIsma kebetulan memiliki KK terdaftar di Kelurahan Mojo, tetapi Isma dan adik-adiknya belum memiliki akte kelahiran dan tentunya tidak terdaftar di KK orang tua. Saat di Kelurahan Genteng Kak Yulia diarahkan ke Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng. Masih dengan semangat Kak Yulia datang ke Kelurahan Mojo, sayangnya Surat Keterangan Terlantar yang dibuat terjadi kesalahan. Surat keterangan terlantar adalah untuk orang-orang yang tidak memiliki identitas, di Kelurahan Mojo disebutkan yang mengajukan permohonan adalah Ibunya dengan identitas lengkap dan menyatakan anaknya terlantar. Pada tahap ini Kakak-kakak ORCIKS akhirnya menyerah karena waktu juga yang harus diperhitungkan.

Pengalaman DFC mengurus permohonan Surat Keterangan Terlantar dari Kelurahan memang butuh sosialisasi lebih dulu pada perangkat Kelurahan karena tidak semua perangkat kelurahan dan atau Lurahnya memahami prosedur/mekanisme pengurusan jaminan kesehatan buat orang-orang terlantar.  Selasa, 27 Januari 2014, Kak Fajar kembali lagi ke Kelurahan Mojo untukmemperbaiki redaksional Surat tersebut, sayangnya Lurahnya sedang tidak ada di tempat dan baru akan datang jam 3 sore. Isma masuk RS hari Sabtu, rasanya terlalu lama kalau harus menunggu Lurahnya datang setelah jam3, artinya akan ada waktu tertunda satu hari lagi. Semangat Kakak-kak ORCIKS perlu mendapatkan pujian, meski baru pertama kali mengurus surat dan ada kendala tetap semangat untuk mempelajarinya lebih lanjut. Selanjutnya karena terbentur waktu yang harus cepat pengurusan surat terlantar tersebut akhirnya dilakukan Kak Fajar dibantu DFC secara langsung.

Kami datang ke Kelurahan Dr. Soetomo tempat dimana Sekretariat DFC berdomisili, kami menyebutkan sebagai dampingan DFC tujuannya untuk memudahkan prosedur yang diburu waktu. Alhamdulillah dalam waktu kurang setengah jam Surat Keterangan Terlantar dari Kelurahan sebagai pengantar untuk mendapatkan Surat Keterangan Terlantar dari Dinas Sosial Kota Surabaya. Selanjutnya kami datang ke Dinas Sosial Kota Surabaya di jalan Kedungsari untuk minta Surat Keterangan Terlantar Dinas Sosial sebagai pengantar ke pengendali ASKES/BPJS. Kami datang membawa Surat dari Kelurahan dan foto copy Surat Keterangan Rawat Inap, alhamdulillah kurang dari satu jam surat dari Dinas Sosial Kota Surabaya sudah selesai.

Surat Keterangan Rawat Inap untuk Pengantar ke Kelurahan dan Dinas sosial Kota

Surat Keterangan Rawat Inap untuk Pengantar ke Kelurahan dan Dinas sosial Kota

Surat Keterangan Terlantar dari Dinas Sosial Kota Surabaya

Surat Keterangan Terlantar dari Dinas Sosial Kota Surabaya

Setelah surat dari Dinas Sosial selesai kami membawanya ke RSUD Dr. Soetomo untuk diajukan ke pengendali ASKES/BPJS esok paginya. Hari Rabu 28 Januari 2014, dibantu Cak Die Relawan Kesehatan DFC akhirnya Surat Jaminan Kesehatan Nasional untukpasien terlantar atas nama adik Isma selesai, Surat ini akan berlaku seterusnya untuk pengobatan adik Isma sampai sembuh, berikutnya untuk kontrol-kontrol pemulihan dan atau bila sakit semuanya dijamin oleh Negara.

Tidak sulit untuk mengurus jaminan kesehatan bagi orang miskin dan atau terlantar, memang butuh sedikit kesabaran untuk melakukan advokasi pada pihak-pihak terkait yang belum cukup memahami mekanisme penerbitan Surat Jaminan Kesehatan bagi masyarakat miskin/terlantar. Tulisan selanjutnya akan membahas secara detail kiat-kiat mengurus surat jaminan kesehatan bagi orang miskin dan terlantar, pastikan diri kita ikhlas menjadi relawan bagi sesama kita.

Bagi yang berminat untuk belajar lebih kongkrit bagaimana mengurus surat jaminan kesehatan bagi masyarakat miskin dan terlantar silahkan kontak kami di 0818 505 404

Mila Machmudah

Penulis: Kawan PELANGI "Memanusiakan Manusia Indonesia"

Kawan PELANGI adalah metamorfosa dari Drug Free Community yang dideklarasikan tanggal 5 Oktober 2007 Memiliki Visi Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s