Kawan PELANGI

Memanusiakan Manusia Indonesia

Advokasi Kesehatan untuk Anak-anak Termarginalkan…

Tinggalkan komentar

 

Diawali pertengahan tahun 2013 Drug Free Community mendampingi Dika pasien anak dengan kasus AIDS yang ditinggal kedua orang tuanya meninggal. Berlanjut dengan kisah anak balita yang menderita tumor mata, orang tua dalam kondisi miskin. Pada awal tahun 2014, DFC dimita tolong oleh ORCIKS (Organisasi Cinta Kasih Surabaya) mitra kerjasama peduli anak-anak termarginalkan di bantaran Kalimas Jalan Ketabangkali, yang terkait anak dampingannya harus mendapatkan perawatan kesehatan di RS dikarenakan menderita gangguan paru-paru. Alhamdulillah dampingan ORCIKS dapat dirawat di RSUD Dr Soetomo dengan status terlantar maka semua biaya dijamin oleh negara. Akhir Bulan Maret Restu Rahayu salah satu relawan DFC merujukkan pasien anak positif HIV dari Jombang ke RSUD Dr. Soetomo. Bulan Mei, kembali ADHA dampingan DFC meninggal dunia hanya sempat semalam di IRD

Isma... Adik dampingan ORCIKS...

Isma… Adik dampingan ORCIKS…

Memperhatikan hal-hal tersebut DFC sebagai lembaga yang peduli masalah narkoba dan AIDS yang memiliki Tim Advokasi Kesehatan di RSUD Dr Soetomo berpikir untuk memiliki Tim khusus menangani advokasi masalah kesehatan anak-anak yang termarginalkan, melengkapi tim yang sudah ada. Tim Advokasi Kesehatan untuk Anak-anak Termarginakan ini hanya khusus menangani masalah advokasi pasien anak, baik yang postif HIV maupun yang tidak. Mereka adalah Restu Rahayu (Ayu), Danu Marmansyah, dan Dwi Ratna Kurnia (Nay).  Restu Rahayu yang akrab dipanggil Ayu selain menjadi Koordinator Advokasi Keszehatan secara keseluruhan, juga memiliki tanggung jawab pendampingan pasien anak postif HIV & AIDS (ADHA). Danu Marmansyah bertanggung jawab untuk teknis operasional saat pasien menjalani rawat inap. Sedangkan Dwi Ratna yang lebih akrab dipanggil Nay lebih fokus untuk anak-anak marginal dan atau berkebutuhan khusus di luar pasien ADHA..

Atas kerja sama yang baik baik secara internal DFC maupun dengan pihak Kelurahan Dr Soetomo selaku penanggungjawab wilayah dimana Sekretariat Drug Free Community berada, sangat kooperatif mendukung keperluan birokrasi pengurusan anak-anak dampingan kami,  Dinas Sosial Kota Surabaya sebagai Penanggung jawab Rekmendasi Surat Keterangan Terlantar untuk mendapatkan Jaminan Biaya Pengobatan dari Pemerintah, Dinas Kesehatan yang selalu mendukung relawan-relawan kami untuk mendapatkan akses kesehatan di bawah naungannya, dan RSUD Dr Soetomo yang cukup kooperatif membantu pelayanan pasien-pasien dampingan kami. Pekerjaan pendampingan tida selamanya lancar, ada beberapa oknum pegawai yang kadang menghambat, tetapi secara keseluruhan masih dapat dipahami sebagai sebuah mispersepsi di dalam memahami peraturan yang ada.

Mila Machmudah

Danu Marmansyah mengurus Surat Rekmendasi dari Dinas Sosial untuk mendapatkan Jaminan Pembiayaan Pengobatan

Danu Marmansyah mengurus Surat Rekmendasi dari Dinas Sosial untuk mendapatkan Jaminan Pembiayaan Pengobatan

Surat Terantar.. Rekomendasi dari Dinas Sosial untuk jaminan Pembiayaan Pengobatan

Surat Terantar.. Rekomendasi dari Dinas Sosial untuk jaminan Pembiayaan Pengobatan

Koordinasi antara Restu Rahayu dan MBak Endang Rini di Sekretariat Drug Free Community

Koordinasi antara Restu Rahayu dan MBak Endang Rini di Sekretariat Drug Free Community

Penulis: Kawan PELANGI "Memanusiakan Manusia Indonesia"

Kawan PELANGI adalah metamorfosa dari Drug Free Community yang dideklarasikan tanggal 5 Oktober 2007 Memiliki Visi Mewujudkan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s